Diri Yang Sebenarnya
Diri kita yang sebenarnya adalah yang menyaksikan pikiran, yang menyaksikan tubuh dan yang menyaksikan perasaan. Saat tubuh kita sakit maka diri kita yang merasakannya. Saat perasaan tidak enak maka diri kita bisa merasakan ketidak enakan itu.
Ketika kita bermimpi terkadang melihat pisik kita berjalan, berlari, naik mobil dan lainnya. Yang menyaksikan itu adalah diri kita yang asli. Untuk mengendalikan pikiran, perasaan dan tubuh maka perlu kesadaran dari kita.
Disadari bahwa kita diciptakan oleh yang kuasa sifatnya dualitas. Dualitas itu adalah cinta. Ada siang ada malam, ada sakit ada sehat, ada susah ada gampang semuanya berpasang-pasangan. Keduanya itu harus kita sadari sebagai satu kesatuan yang utuh.
Ketika kita bahagia maka kita harus sambut kebahagiaan itu dan bila kita sedih kita harus juga sambut dan selanjutnya diserahkan ke yang kuasa. Jangan kita pegang dan disimpan diperasaan.
Komentar
Posting Komentar