Diriku Yang Baru Kukenal

Tidak terasa umurku sudah mendekati 52 tahun saat tulisan ini saya buat. Aku bangga memiliki orang tua yang sangat baik. Baik bapak maupun ibu. Mereka keduanya tidak pernah marah. Kehidupan kami dirumah sangat senang dan bahagia.  Kami tiga bersaudara yang tertua bernama A. Wahidah dan yang bungsu Andi Atte. 

Saya sekolah dasar di desa Langi Bone, SMPN Bontocani Di Bone, SMA 9 Makassar (1989), Pertanian Umi (Angkatan 93), dan Magister Agribisnis Unhas (angkatan 99). Secara ekonomi orang tua membiayai kami sampai selesai kuliah dan juga masih dibiayai sampai selesai S2. 

Itulah sebabnya kami tidak mandiri secara ekonomi karena tergantung terus sama orang tua. Setiap ada masalah keuangan ketika minta pasti dikasih dan bahkan sampai sekarang saya masih sering dikasih. 

Kita bahas dahulu satu topik tentang pola pikir mandiri.  Saya tidak mandiri karena selalu terpenuhi kebutuhan. Akan tetapi setelah kami berkeluarga dan telah memiliki 5 orang anak dan 2 istri serta 2 anak tiri (anak dari istri kedua). Bayang-bayang mental meminta masih ada. Sehingga ketika kesulitan pikiran untuk meminta masih sering muncul. 

Kebiasaan itu berlangsung bertahun-tahun tanpa sadar dan tidak tahu diri sejati. Saat ini saya sadari bahwa itulah penyebabnya sehingga saya bisa seperti itu. Mental itu terikat begitu kuat dan kokoh. 

Orang tua begitu baiknya kekami. Setiap kami meminta pasti dikasih. Tidak pernah mengatakan tidak kalau memang dia punya uang. 


Komentar

Postingan Populer