Rasa Gelisah Datang? Ini Cara Menyikapinya Agar Tetap Tenang dan Tawakal
Rasa Gelisah Datang? Ini Cara Menyikapinya Agar Tetap Tenang dan Tawakal
Saat hidup diuji—urusan rezeki, tagihan, atau masa depan—rasa gelisah sering muncul di dada. Itu manusiawi. Islam tidak melarang kita merasakan, tapi mengajarkan agar tidak mengikuti rasa begitu saja.
Rasa bisa datang dari hati, nafsu, atau bisikan syaitan. Karena itu, rasa bukan penentu kebenaran. Penentunya tetap Al-Qur’an dan Sunnah.
Sikap yang benar adalah menerima rasa tanpa melawannya, namun tidak menuruti arahnya. Rasa cukup diamati, lalu ditimbang: jika mendorong taat dan mendekatkan kepada Allah, boleh diikuti. Jika membuat lalai dan gelisah berkepanjangan, tinggalkan.
Saat rasa sesak datang, tetap jaga shalat, terus berikhtiar dengan cara yang halal, dan serahkan hasil kepada Allah. Tenang bukan syarat untuk bergerak. Justru ketaatanlah yang mendatangkan ketenangan.
“Barangsiapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkannya.”
(QS. At-Thalaq: 3)
Wallāhu a‘lam bish-shawāb.
Komentar
Posting Komentar